Industri Tambang Lesu, United Tractors Fokus ke Infrastruktur

Industri Tambang Lesu, United Tractors Fokus ke Infrastruktur

Michael Agustinus - detikFinance
Senin, 13 Jun 2016 19:55 WIB
Industri Tambang Lesu, United Tractors Fokus ke Infrastruktur
Ilustrasi Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - PT United Tractors Tbk (UNTR) mengungkapkan bahwa penjualan traktor di sektor pertambangan tahun ini akan mengalami penurunan sekitar 5% dibanding 2015.

Penyebabnya ialah anjloknya harga komoditas pertambangan. Rendahnya harga batu bara membuat bisnis pertambangan lesu, sehingga permintaan traktor pun menurun.

Dari total penjualan traktor sebanyak 2.000 unit per tahun, kontribusi dari sektor pertambangan tahun ini kira-kira hanya 20-25% saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun lalu sekitar 25-30% dari tambang, tahun ini mungkin 20-25% dari 2.000 unit. Turun cukup signifikan karena harga batu bara lebih rendah dibanding tahun lalu," kata Investor Relation United Tractors, Ari Setiyawan, saat ditemui di The Terrace, Jakarta, Senin (13/6/2016).

Pihaknya berharap penurunan permintaan traktor dari sektor pertambangan ini bisa tertutup oleh permintaan di sektor infrastruktur. Banyaknya proyek infrastruktur yang dibuat pemerintah saat ini diharapkan bisa mendorong penjualan.

"Kita harapkan permintaan dari konstruksi, proyek-proyek yang terkait dengan infrastruktur. Kalau tadinya kita jual truk yang off road, sekarang truk yang on road untuk transportasi, konstruksi, logistik," ujarnya.

Target penjualan sebanyak 1.000 unit traktor pada Semester I 2016 diharapkan bisa tercapai dengan bergeliatnya proyek-proyek infrastruktur di dalam negeri.

"Mudah-mudahan penjualan 1.000 unit tercapai di Semester I," tutupnya.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads