Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, terhadap dolar AS, pelemahan rupiah mencapai 3,14%. Dolar AS menjadi Rp 13.571,96. Level terendah berada di Nusa Tenggara Timur.
"Terhadap dolar AS nilai tukar rupiah kita lihat mengalami pelemahan pada tingkat eceran," ungkap Suryamin dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (15/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rupiah juga melemah terhadap euro sebesar 1,55%, menjadi Rp 15.152 per euro. Level terendah terjadi di Banten.
"Bila dilihat yen dan euro, rupiah juga melemah pada Mei," terangnya.
Akan tetapi, terhadap dolar Australia, rupiah justru menguat sebesar 3,13%. Dolar Australia setara Rp 9.727. Dengan level tertinggi berada di Kalimantan Utara.
"Kalimantan Utara penguatan tertinggi Rp 9.364 per dolar Australia," jelasnya. (mkl/drk)











































