"Target pertumbuhan pendapatan 20% tahun ini, strateginya dengan membuka 20 gerai," jelas Direktur Keuangan PT Duta Intidaya Tbk, Sukarnen Suwanto di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (28/6/2016).
Perseroan pada akhir tahun 2015 lalu mencatatkan pendapatan bersih lebih dari Rp 190 miliar. Hingga akhir tahun ini, peritel produk kesehatan dan kecantikan menargetkan peningkatan pertumbuhan sebesar 20% dari tahun lalu. Sehingga dapat diasumsikan target pendapatan bersih perseroan pada akhir 2016 mendatang sebesar Rp 228 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penambahan 20 gerai di tahun ini akan dibuka di berbagai pusat perbelanjaan. Perseroan mempertimbangkan lokasi berdasarkan tingkat keramaian pengunjung dan keterjangkauannya yang mudah.
"Target mal-mal, yaitu yang traffic-nya bagus atau yang baru buka. Harus yakin," ujar Sukarnen.
Sampai saat ini, merek ritel Watsons sudah tersebar di berbagai negara di Asia. Dengan jumlah terbanyak di Filipina sebanyak 400 gerai.
"Ritel Watsons di luar negeri ada 100 yang tersebar di Singapura, Filipina 400, Indonesia 47. Jadi ruang bertumbuh masih besar makanya di IPO," tutup Sukarnen. (drk/drk)











































