Kenaikan Wall Street ini mengikuti naiknya bursa saham global. Pada Jumat dan Senin lalu, bursa saham global turun dengan kapitalisasi US$ 3 triliun, karena efek Brexit.
"Orang-orang mulai berpikir, ini (Brexit) akan membutuhkan waktu yang lama, dan mungkin dampaknya ke pasar saham AS tidak sebesar yang ditakutkan," jelas Analis, Rick Meckler, dilansir dari Reuters, Rabu (29/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham di seluruh sektor mengalami kenaikan, dipimpin oleh kenaikan saham sektor energi.
Ada sekitar 8,2 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Ini di atas rata-rata transaksi harian sebanyak 7,5 miliar lembar saham dalam 20 hari terakhir. (wdl/wdl)











































