Meskipun ditutup melemah, namun dana asing masuk masih mengalir deras mencapai Rp 983,906 miliar.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 10,97 poin (0,22%) ke 5.027,617.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengakhiri perdagangan Jumat (1/7/2016), IHSG ditutup turun 45,066 poin (0,90%) ke 4.971,581. Sementara indeks LQ45 ditutup melemah 10,197 poin (1,18%) ke 850.520.
Delapan sektor melemah, hanya 2 sektor yang masih mampu menguat. Sektor consumer goods mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 2,27% disusul sektor manufaktur sebesar 1,66%. Sementara penguatan tertinggi terjadi di sektor tambang sebesar 1,26%.
Sebanyak 117 saham naik, 184 saham turun, dan 85 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 226.200 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 5,720 miliar saham senilai Rp 5,849 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 983,906 miliar.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya MEDC naik 370 poin (24,67%) ke Rp 1.870, MREI naik 340 poin (7,00%) ke Rp 5.200, IKBI naik 250 poin (23,81%) ke Rp 1.300, dan SMDR naik 200 poin (4,90%) ke Rp 4.280.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya UNVR turun 1.275 poin (2,83%) ke Rp 43.800, GGRM turun 750 poin (1,09%) ke Rp 68.250, MYOR turun 450 poin (1,16%) ke Rp 38.500, dan INTP turun 450 poin (2,67%) ke Rp 16.425.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 13.092 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.171.
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 106,56 poin (0,68%) ke 15.682,48
- Indeks SSE Composite naik 2,87 poin (0,10%) ke 2.932,48
- Indeks Straits Times naik 5,44 poin (0,19%) ke 2.846,37











































