Indeks S&P 500 Capai Rekor Tertinggi Pasca Laporan Data Tenaga Kerja AS

Indeks S&P 500 Capai Rekor Tertinggi Pasca Laporan Data Tenaga Kerja AS

Michael Agustinus - detikFinance
Sabtu, 09 Jul 2016 10:25 WIB
Indeks S&P 500 Capai Rekor Tertinggi Pasca Laporan Data Tenaga Kerja AS
Foto: Reuters
Jakarta - Indeks S&P 500 naik tinggi pada penutupan perdagangan bursa saham Wall Street, Jumat (7/7/2016). Ini terjadi karena pemerintah Amerika Serikat (AS) memastikan peningkatan pertumbuhan tenaga kerja.

Sebelumnya, laporan tenaga kerja di bulan Mei sempat memicu kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi AS. Namun, data tenaga kerja pada Juni yang dirilis pemerintah AS menunjukkan ada penambahan sebanyak 287 ribu.

Hal ini mengalahkan ekspektasi pasar untuk pertama kalinya dalam 4 bulan terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasar ekuitas menunjukkan kondisi ekonomi di kuartal kedua lebih baik dibandingkan kuartal pertama," ujar Art Hogan, Chief Market Strategist Wunderlich Securities di New York, AS, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (8/7/2016).

Indeks Dow Jones ditutup naik 1,4 persen atau 250,86 poin ke 18.146,74. Indeks S&P 500 ditutup naik 1,53 persen atau 32 poin ke 2.129,9, dan indeks Nasdaq naik 1,64 persen atau 79,95 poin ke 4.956,76.

Indeks S&P sempat mencapai level tertinggi di 2.131,71, dan sempat diperdagangkan di atas rekor penutupan tertinggi 2.130,82, yang pernah dicapai pada Mei 2015 lalu. Selama pekan ini, tiga indeks utama membukukan keuntungan lebih dari 1%. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads