Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak naik 49,662 poin (1,00%) ke 5.021,243. Sementara indeks LQ45 bergerak menguat 12,373 poin (1,45%) ke 862.893.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melesat 61,488 poin (1,21%) ke 5.031,637. Sementara indeks LQ45 dibuka melonjak 15,497 poin (1,82%) ke 866.079.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengakhiri perdagangan Senin (11/7/2016), IHSG ditutup melonjak 97,438 poin (1,96%) ke 5.069,019. Sementara indeks LQ45 ditutup 'lompat' 21,734 poin (2,56%) ke 872.254.
Delapan sektor menguat, hanya 2 sektor yang berakhir di zona merah. Sektor industri dasar mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 2,82% disusul sektor keuangan sebesar 2,77%. Sementara sektor aneka industri mencatatkan pelemahan tertinggi sebesar 1,64%.
Sebanyak 211 saham naik, 90 saham turun, dan 85 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 368.396 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 6,106 miliar saham senilai Rp 9,617 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 1,514 triliun.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya GGRM naik 3.750 poin (5,49%) ke Rp 72.000, TBMS naik 2.000 poin (20,00%) ke Rp 12.000, UNVR naik 1.200 poin (2,74%) ke Rp 45.000, dan LPPF naik 1.000 poin (5,06%) ke Rp 20.750.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya DSSA turun 900 poin (9,00%) ke Rp 9.100, MREI turun 500 poin (9,62%) ke Rp 4.700, LPGI turun 440 poin (9,38%) ke Rp 4.250, dan AALI turun 350 poin (2,42%) ke Rp 14.100.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 13.096 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.101.
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 melesat 601,84 poin (3,98%) ke 15.708,82
- Indeks Hang Seng turun 142,75 poin (0,69%) ke 20.564,17
- Indeks SSE Composite naik 6,82 poin (0,23%) ke 2.994,92
- Indeks Straits Times naik 29,10 poin (1,02%) ke 2.876,14











































