BUMN operator ini memperkirakan bisa memperoleh dana segar Rp 1,8 triliun, yakni Rp 1,25 triliun dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dan Rp 575 miliar dari pemegang saham publik.
"Kira-kira antara Oktober dan November. Nilainya Rp 1,25 triliun yang negara subscribe dan itu Rp 575 miliar (pemegang saham publik)," kata Direktur Keuangan Jasa Marga, Anggiasari Hindratmo di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (14/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dananya untuk Batang-Semarang ekuitas portion, Pandaan-Malang, sama Cikampek Elevated," sebutnya.
Terkait siapa yang akan menjamin proses rights issue ini, Jasa Marga akan melakukan tender.
"Baru nanti sore kita kick off, pengadaan dulu karena mesti lelang," ujarnya. (feb/hns)










































