Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak naik 6,710 poin (0,13%) ke 5.090,249. Sementara indeks LQ45 bergerak menguat 1,879 poin (0,36%) ke 874.099.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 21,429 poin (0,43%) ke 5.105,431. Sementara indeks LQ45 dibuka naik 4,005 poin (0,46%) ke 876.225.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengakhiri perdagangan Jumat (15/7/2016), IHSG ditutup menguat 26,639 poin (0,52%) ke 5.110,178. Sementara indeks LQ45 ditutup naik 5,266 poin (0,60%) ke 877.486.
Enam sektor menguat, sementara 4 sektor lainnya melemah. Sektor infrastruktur mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 2,08%. Sementara pelemahan tertinggi terjadi di sektor konstruksi sebesar 0,64%.
Sebanyak 164 saham naik, 127 saham turun, dan 100 saham turun. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 308.353 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 7,223 miliar saham senilai Rp 7,642.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya MYOR naik 800 poin (2,09%) ke Rp 39.000, LPPF naik 675 poin (3,24%) ke Rp 21.500, MREI naik 500 poin (11,11%) ke Rp 5.000, dan ITMG naik 450 poin (4,39%) ke Rp 10.700.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya GGRM turun 1.725 poin (2,39%) ke Rp 70.400, SMGR turun 225 poin (2,43%) ke Rp 9.050, INTP turun 150 poin (0,89%) ke Rp 16.750, dan UNIC turun 135 poin (9,31%) ke Rp 1.315.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) bergerak stagnan terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak stagnan di Rp 13.090, sama dengan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.090.
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 111,96 poin (0,68%) ke 16.497,85
- Indeks Hang Seng naik 1,20 poin (0,01%) ke 21.562,26
- Indeks SSE Composite naik 0,28 poin (0,01%) ke 3.054,30
- Indeks Straits Times naik 9,23 poin (0,32%) ke 2.916,15











































