Direktur Utama BEI Tito Sulistio menyebutkan, sedikitnya ada kepemilikan saham sebesar Rp 400 triliun masih atas nama orang lain. Mereka diminta balik nama.
"Banyak yang masih lupa atau enggak ingat bayar pajak atau ganti nama. Tapi pada dasarnya itu kan minat mereka. Tapi yang kami lihat ada Rp 200 triliun sampai Rp 400 triliun yang masih atas nama asing. Itu yang kita imbau untuk balik nama," sebut Tito saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (21/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau mau crossing ada keuntungan yang tadinya denda 30%, ini cuma 2% (uang tebusan). Kemudian pajak balik nama yang 0,1% juga dihapus oleh negara. Kemudian dari bursa juga kita diskon bea balik namanya. Ayo segera daftar, mumpung ada diskon," imbuh Tito. (drk/hns)











































