Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak melemah 4,670 poin (0,09%) ke 5.356,906. Sementara indeks LQ45 bergerak turun 1,171 poin (0,13%) ke 924.929.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik 0,362 poin (0,01%) ke 5.361,938. Sementara indeks LQ45 dibuka melemah 0,503 poin (0,05%) ke 925.597.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengakhiri perdagangan Selasa (2/8/2016), IHSG ditutup naik 11,747 poin (0,22%) ke 5.373,323. Sementara indeks LQ45 ditutup menguat 0,810 poin (0,09%) ke 926.910.
Enam sektor menguat, sementara 4 sektor lainnya melemah. Sektor industri dasar memimpin penguatan indeks yang naik sebesar 1,94% disusul sektor consumer goods naik sebesar 1,48%. Sementara pelemahan tertinggi terjadi di sektor infrastruktur sebesar 2,43%.
Sebanyak 165 saham naik, 172 saham turun, dan 82 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 323,425 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 7,552 miliar saham senilai Rp 10,758 triliun.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya LPPF naik 1.300 poin (6,50%) ke Rp 21.300, GGRM naik 1.150 poin (1,69%) ke Rp 69.275, MYOR naik 1.100 poin (2,76%) ke Rp 41.000, dan TPIA naik 700 poin (11,48%) ke Rp 6.800.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya CNTX turun 625 poin (4,95%) ke Rp 12.000, MREI turun 550 poin (9,40%) ke Rp 5.300, EMTK turun 250 poin (2,65%) ke Rp 9.200, dan AALI turun 250 poin (1,68%) ke Rp 14.600.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 13.069 dibadingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.070.
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 244,32 poin (1,47%) ke 16.391,45
- Indeks SSE Composite naik 17,89 poin (0,61%) ke 2.971,28
- Indeks Straits Times turun 35,85 poin (1,24%) ke 2.856,67











































