Perkiraan penambahan kontrak baru pada akhir Agustus 2016 juga diikuti dengan keluarnya izin pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang akan dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan pekan ini.
"Iya sudah keluar, sudah dong (100%), sudah ditandatatangani cuma belum dikasih ke kita karena pergantian menterinya. Jadi nunggu sebentar, sekitar seminggu," jelas Direktur Utama Wijaya Karya Bintang Perbowo saat acara Investor Day di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (3/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah ditandatangani Juli, tapi pak Dirjen di luar kota. Mudah-mudahan minggu ini 100%," kata Bintang.
Dengan demikian, total kontrak yang dihadapi perseroan menjadi Rp 73,47 triliun atau 88,94% dari target total kontrak 2016 sebesar Rp 86 triliun. Total kontrak yang ditargetkan perseroan terdiri dari target kontrak 2016 sebesar Rp 52,8 triliun dan sisa target dari tahun 2015 sebesar Rp 33,2 triliun. (drk/drk)











































