Izin Bikin Money Changer di Pulau Terluar Bakal Dipermudah

Izin Bikin Money Changer di Pulau Terluar Bakal Dipermudah

Dana Aditiasari - detikFinance
Sabtu, 13 Agu 2016 17:39 WIB
Izin Bikin Money Changer di Pulau Terluar Bakal Dipermudah
Foto: Reuters
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mendorong penyediaan loket-loket penukaran uang alias money changer di wilayah perbatasan dan pulau terluar. Sebagai stimulus untuk menarik minat bank dan pengusaha mau membuka loket penukaran uang, BI akan memberikan kemudahan izin.

"Kita ada money changer nanti ada policy khusus bagi perbankan untuk buka money changer di pulau terluar," kata Deputi Gubernur BI, Erwin Rijanto di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Sabtu (13/8/2016).

BI memang berencana mendorong pembukaan kantor-kantor pelayanan penukaran uang di lokasi-lokasi perbatasan dan juga pulau-pulau terluar Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasannya, tak lain adalah untuk memudahkan masyarakat untuk mendapatkan uang rupiah saat bertransaksi di pulau-pulau terluar juga perbatasan. Hal ini juga untuk mendukung kebijakan Bank Indonesia (BI) terkait kewajiban penggunaan mata uang rupiah dalam transaksi di dalam negeri.

"Sekarang kan kalau di perbatasan, bisa orang dari negara lain datang belanja di wilayah perbatasan. Kita ada kewajiban pakai uang rupiah dalam transaksi. Tapi nggak ada tempat penukaran uang, di mana dia mau dapat rupiahnya. Ini kenapa kami merasa penting untuk membuat money changer di wilayah pulau-pulau terluar," beber dia.

Penggunaan mata uang asing di Indonesia salah satu contohnya bisa dilihat seperti yang terjadi di perbatasan Skow, yang merupakan salah satu pintu lintas batas negara Indonesia-Papua Nugini di Jayapura, Papua.

"Banyak orang Papua Nugini yang belanja di Skow (Jayapura). Karena nggak ada money changer waktu itu, mereka sulit mendapatkan rupiah akhirnya mereka belanja pakai kina (mata uang Papua Nugini)," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas dalam kesempatan terpisah.

Kondisi ini lah perlu disikapi serius salah satunya dengan menyediakan tempat-tempat penukaran uang di wilayah-wilayah tersebut. (dna/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads