Sementara nilai tukar rupiah sore ini melemah terhadap dolar AS. Posisi dolar AS sore ini berada di Rp 13.115 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.095.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 15,920 poin (0,30%) ke level 5.387,766. Investor mulai mengoleksi saham-saham yang awal pekan sudah terkoreksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG bertambah 68,979 poin (1,28%) ke level 5.440,825 didorong maraknya aksi beli. Investor asing memborong saham-saham bank.
Transaksi investor asing di sektor finansial mencapai Rp 3,1 triliun, paling banyak di saham-saham bank. Ini jadi transaksi sektoral terbesar hari ini.
Mengakhiri perdagangan, Kamis (18/8/2016), IHSG ditutup melesat 89,604 poin (1,67%) ke level 5.461,450. Sementara Indeks LQ45 ditutup menanjak 19,518 poin (2,11%) ke level 942,441.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 1,424 triliun di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 368.035 kali pada volume 8,1 miliar lembar saham senilai Rp 10,91 triliun. Sebanyak 182 saham naik, sisanya 131 saham turun, dan 91 saham stagnan.
Bursa-bursa regional sore ini malah berbalik arah ke zona merah setelah pagi tadi menguat. Akhirnya hanya pasar saham Hong Kong yang bisa menguat.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 jatuh 259,63 poin (1,55%) ke level 16.486,01.
- Indeks Hang Seng menguat 223,38 poin (0,98%) ke level 23.023,16.
- Indeks Komposit Shanghai turun 5,44 poin (0,17%) ke level 3.104,11.
- Indeks Straits Times melemah 5,45 poin (0,19%) ke level 2.837,90.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 250 ke Rp 17.500, Jembo Cable (JECC) turun Rp 200 ke Rp 3.000, Indosat (ISAT) turun Rp 175 ke Rp 6.425, dan MNC (MNCN) turun Rp 150 ke Rp 1.910.
(ang/dnl)











































