Sebagai penguasa saham Newmont yang baru, Medco berjanji kepada pemerintah akan menjalankan kewajiban hilirisasi mineral di dalam negeri, smelter senilai US$ 500 juta (Rp 6,5 triliun) akan dibangun.
"Ada (komitmen membangun smelter senilai US$ 500 juta) dan harus," kata Komisaris Utama Medco, Muhammad Lutfi, kepada detikFinance di Jakarta, Senin (21/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prioritasnya kita bangun di Gresik, joint dengan Freeport," ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Direktur Medco, Hilmi Panigoro, menyatakan bahwa aksi korporasi ini membuat Newmont menjadi perusahaan nasional, bukan lagi perusahaan asing.
Hilmi menambahkan, tentu saja perubahan status menjadi perusahaan nasional ini ada manfaatnya. Pihaknya berjanji akan terus melebarkan sayap Newmont di Indonesia sehingga tidak saja menciptakan banyak lapangan kerja di Nusa Tenggara Barat, tapi juga di daerah-daerah lain di seluruh Indonesia.
"Sebagai perusahaan nasional tentunya kami akan ada disini dalam waktu yang lama untuk terus menumbuh kembangkan perusahaan bukan hanya di Nusa Tenggara tapi seluruh Indonesia," pungkasnya. (ang/ang)











































