Masa penawaran awal (book building) obligasi dilakukan pada 24 Agustus-7 September 2016 dengan pernyataan efektif dari OJK diharapkan pada 21 September 2016. Masa penawaran umum pada 23 September-27 September 2016.
Untuk penjatahan dan distribusi obligasi secara elektronik pada 28 September dan 30 September 2016. Sementara untuk pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan pada 3 Oktober 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pendanaan selain untuk pembayaran pokok obligasi di tahun 2009, juga akan digunakan untuk ekspansi kredit dalam rangka pengembangan usaha," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wiryatmojo di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (24/8/2016).
Pada penerbitan obligasi ini, perseroan mendapat pemeringkatan obligasi dari Pefindo dengan peringkat idAAA dan outlook stabil. Obligasi ini dijamin oleh PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia dan wali amanat PT Bank Tabungan Negara.
Dalam prospektus ringkas perseroan, obligasi senilai Rp 5 triliun ini terdiri dari 3 seri, yakni seri A dengan jangka waktu 5 tahun, seri B 7 tahun, dan seri C 10 tahun.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi. Bunga obligasi dibayarkan tiap tiga bulan sekali sesuai dengan tanggal pembayaran bunga obligasi.
Pembayaran bunga obligasi pertama dilakukan pada 30 Desember 2016 sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo adalah pada 21 September 2021 untuk seri A dengan kisaran kupon obligasi 7,75-8,25%.
Sementara itu untuk Seri B jatuh tempo pada 30 September 2023 dengan kisaran kupon obligasi 8,15-8,65%. Dan untuk Seri C tanggal jatuh tempo pada 30 September 2026 dengan kisaran kupon obligasi 8,40-8,90%. (ang/ang)











































