Menurut Direktur Utama Jaya Ancol C. Paul Tehusijarana, obligasi ini merupakan tahap I dari total yang akan diterbitkan Rp 1 triliun. Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk berbagai proyek.
"Sebenarnya jumlah seluruh obligasi ini Rp 1 triliun, tetapi untuk tahap satu ini kami mengeluarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp 300 miliar, itu untuk yang tahap pertama. Kemungkinan kami akan membuka tahap-tahap selanjutnya untuk mencapai Rp 1 triliun itu," kata Paul di ruang seminar BEI, Jakarta, Kamis (25/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ke depannya kami akan menambah fasilitas dan akan mengembangkan tempat-tempat seperti Dufan dan Sea World, selain itu kami akan membangun hotel baru di kawasan pinggir laut, lalu kami juga akan membangun kondominium, dan pantai di Ancol akan kami kembangkan lagi," tutur Paul.
Obligasi ini dibagi ke dalam 2 seri dengan bunga dan jangka waktu berbeda. Untuk seri A berjangka waktu 3 tahun dengan rentang kupon 8,1-8,6% per tahun. Dan untuk bunga 5 tahun, ditawarkan rentang kupon 8,2-8,7% per tahun.
"Kami menawarkan 2 pilihan untuk bunga, yaitu 3 dan 5 tahun. Untuk 3 tahun tentang kuponnya 8,1-8,6% per tahun. Dan untuk yang 5 tahun, rentang kuponnya 8,2-8,7% per tahunnya," tutur Direktur Keuangan Jaya Ancol, Daniel Nainggolan.
Ancol menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin emisi (underwriter) obligasi ini. Masa penawaran awal akan digelar dari 25 Agustus sampai 8 September 2016.
"Untuk obligasi tahap I ini bisa dipesan melalui Mandiri Sekuritas dan Indo Premier Sekuritas dan sudah bisa dipesan mulai hari ini tanggal 25 Agustus sampai dengan 8 September 2016," tutur Paul. (ang/dnl)











































