Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak melemah 0,048 poin (0,00%) ke 5.454,068. Sementara indeks LQ45 bergerak turun 0,012 poin (0,00%) ke 941.297.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun tipis 1,559 poin (0,03%) ke 5.452,557. Sementara indeks LQ45 dibuka melemah 0,901 poin (0,10%) ke 940.408.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Delapan sektor melemah, hanya 2 sektor yang masih mencatatkan penguatan yaitu sektor manufaktur dan industri dasar masing-masing 0,01% dan 1,21%.
Sebanyak 98 saham naik, 169 saham turun, dan 69 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 123.355 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 3,738 miliar saham senilai Rp 2,459 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 70,482 miliar.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Chandra Asri (TPIA) naik 300 poin (3,14%) ke Rp 9.850, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik 300 poin (1,65%) ke Rp 18.475, Kino Indonesia (KINO) naik 275 poin (4,91%) ke Rp 5.875, dan Polaris Investama (PLAS) naik 245 poin (17,01%) ke Rp 1.685.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Gudang Garam (GGRM) turun 1.025 (1,53%) ke Rp 65.800, United Tractors (UNTR) turun 300 poin (1,67%) ke Rp 17.700, Matahari Department Store (LPPF) turun 275 poin (1,35%) ke Rp 20.150, dan Astra Agro Lestari (AALI) turun 250 poin (1,49%) ke Rp 16.550.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 13.236 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.240.
Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 119,72 poin (0,72%) ke 16.436,23
- Indeks Hang Seng naik 83,82 poin (0,37%) ke 22.898,77
- Indeks SSE Composite naik 17,41 poin (0,57%) ke 3.085,74
- Indeks Straits Times turun 10,21 poin (0,35%) ke 2.866,72











































