Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan adanya 35 emiten baru yang mencatatkan namanya di papan bursa sepanjang tahun ini. Dari 35 target emiten, hingga saat ini baru tercatat 9 emiten yang menawarkan saham umum perdananya melalui skema Initial Public Offering (IPO). Dari 9 emiten yang sudah go public itu, dana yang tercatat sebesar Rp 4,3 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida menyebut, akan ada 5 perusahaan lagi yang menyusul melantai di bursa dengan total dana yang akan terkumpul sekitar Rp 11 triliun.
"Saat ini sudah ada lima tapi ada bulan-bulan tertentu yang akan meningkat. Mungkin sekitar November dan Desember," kata Nurhaida, saat ditemui di Parkir lot 7 dan 8 SCBD, Jakarta Selatan, Minggu (28/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama, Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menyebut, target 35 emiten baru tidak diubah. Ia menyebut, ada 12 perusahaan yang sudah menghadap ke bursa untuk mempersiapkan diri menjadi perusahaan go public.
"Pada dasarnya kan sudah 9. Kita target ke 35 tapi yang sudah di tangan sekitar 12 lagi," kata Tito. (drk/drk)










































