Ini yang Bikin Saham-saham Konstruksi dan Properti Naik Tinggi

Ini yang Bikin Saham-saham Konstruksi dan Properti Naik Tinggi

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Selasa, 06 Sep 2016 17:50 WIB
Ini yang Bikin Saham-saham Konstruksi dan Properti Naik Tinggi
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Saham-saham sektor konstruksi dan properti terpantau sudah naik tinggi dari awal tahun hingga hari ini atau year to date (ytd). Bahkan, kenaikannya ada yang mencapai 400%.

Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menilai, kenaikan saham-saham tersebut tak terlepas dari sentimen positif pemberlakuan program pengampunan pajak atau tax amnesty. Meski belum ada angka pasti besaran masuknya dana tax amnesty ke pasar modal, namun para pelaku pasar sudah melakukan posisi beli.

Saham-saham sektor konstruksi dan properti dinilai memiliki prospek yang baik, selain harganya yang juga terjangkau dibandingkan saham-saham sektor finance yang juga terimbas positif dari program tax amnesty.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pergerakan saham konstruksi dan properti imbas tax amnesty, walaupun belum kelihatan masuk ke mana dan berapa, tapi pelaku pasar sudah mulai beli. Tax amnesty direspons positif, apalagi saham-saham properti kan harganya lebih rendah dibanding saham-saham finance, jadi terjangkau," ujarnya kepada detikFinance, Selasa (6/9/2016).

Menurut Reza, selain sentimen positif dari tax amnesty, saham sektor properti juga terimbas rencana Bank Indonesia (BI) yang berencana merelaksasi aturan Loan To Value (LTV) sehingga uang muka atau Down Payment (DP) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bisa lebih rendah.

"Kan rencananya ada perubahan LTV, juga ada indikasi penurunan tingkat suku bunga, jadi ini positif, nantinya cenderung dinikmati perusahaan properti," ucap dia.

Ke depan, Reza melihat, saham-saham di sektor konstruksi dan properti masih akan berpotensi menguat sejauh masing-masing emiten terus memberikan kinerja yang positif.

"Ke depan, prospek positif, tapi investor juga melihat seberapa besar target yang bisa mereka capai, dari sisi penjualan dan lain-lain," tandasnya. (drk/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads