Pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup melemah 6,580 poin (0,12%) ke 5.374,774. Sementara indeks LQ45 ditutup turun 1,838 poin (0,20%) ke 926.053.
Mengakhiri perdagangan Kamis (8/9/2016), IHSG ditutup terpangkas 10,276 poin (0,19%) ke 5.371,078. Sementara indeks LQ45 ditutup terkoreksi 3,029 poin (0,33%) ke 924.862.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 141 saham naik, 172 saham turun, dan 92 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 266.879 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 5,127 miliar saham senilai Rp 5,573 triliun. Dana asing keluar tercatat Rp 253,106 miliar.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Sumber Energi Andalan (ITMA) naik 4.450 poin (19,96%) ke Rp 26.750, Chandra Asri (TPIA) naik 325 poin (2,69%) ke Rp 12.425, Kimia Farma (KAEF) naik 240 poin (10,17%) ke Rp 2.600, dan Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) naik 200 poin (10,42%) ke Rp 2.120.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Gudang Garam (GGRM) turun 825 poin (1,30%) ke Rp 62.450, Matahari Department Store (LPPF) turun 725 poin (3,87%) ke Rp 18.025, United Tractors (UNTR) turun 700 poin (3,74%) ke Rp 18.000, dan Dian Swastatika (DSSA) turun 300 poin (3,55%) ke Rp 8.150.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 13.043 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.080.
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 53,67 poin (0,32%) ke 16.958,77
- Indeks Hang Seng naik 7,60 poin (0,03%) ke 23.749,41
- Indeks SSE Composite naik 4,03 poin (0,13%) ke 3.095,95
- Indeks Straits Times naik 0,83 poin (0,03%) ke 2.894,48











































