IHSG Kembali Melorot 29,94 Poin
Selasa, 29 Mar 2005 16:18 WIB
Jakarta - IHSG terus merosot. Pada perdagangan Selasa (29/3/2005) ditutup kembali turun 29,940 pada level 1.070,300. Anjloknya indeks karena melemahnya Rupiah yang menembus level Rp 9.500 per dolar AS dan memburuknya bursa regional. Indeks LQ 45 turun 6,332 poin pada level 231,199, JII turun 5,265 poin pada level 168,609, MBX turun 6,884 poin pada level 285,222 dan DBX turun 11,910 poin pada level 247,467. Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 28.900 kali pada volume 5.869.531 lot saham senilai Rp 2,139 triliun. Sebanyak 12 saham naik, 162 saham turun dan 190 saham stagnan. Saham-saham yang turun harganya di top loser diantaranya Gudang Garam turun Rp 650 menjadi Rp 15.900, Semen Gresik turun Rp 500 menjadi Rp 17.000, Astra Internasional turun Rp 500 menjadi Rp 10.300, Bank Danamon turun Rp 275 menjadi Rp 4575, Indosat turun Rp 100 menjadi Rp 4900, Telkom turun Rp 75 menjadi Rp 4500.Sedangkan saham yang naik harganya di top gainer diantaranya PT Mandom Indonesia naik Rp 100 menjadi Rp 5100, Bank Mega naik Rp 25 menjadi Rp 2425, Bank NISP naik Rp 20 menjadi Rp 870, Sumalindo Lestari Jaya naik Rp 10 menjadi Rp 570 dan AKR Corporindo naik Rp 10 menjadi Rp 1170.Menurut analis, melemahnya Rupiah hingga menembus level Rp 9.500 per dolar AS membuat inevstor kembali melakukan penjualan sahamnya. Penurunan ini juga masih terkait dengan turunnya bursa regional karena menguatnya dolar akibat naiknya suku bunga Fed. Selain itu, batalnya lelang obligasi negara juga memberi sentimen negatif di pasar saham Indonesia.
(qom/)











































