Sejak pembukaan pagi tadi, IHSG konsisten bergerak di teritori negatif. Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak melemah 15,808 poin (0,30%) ke 5.266,109.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka terpangkas 17,270 poin (0,33%) ke 5.264,647.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengakhiri perdagangan Selasa (13/9/2016), IHSG ditutup merosot 66,350 poin (1,26%) ke 5.215,567. Sementara indeks LQ45 ditutup jatuh 10,991 poin (1,21%) ke 895,484.
Seluruh sektor melemah. Sektor tambang memimpin pelemahan sebesar 4,00% disusul sektor aneka industri sebesar 3,07% dan sektor konstruksi sebesar 2,17%.
Sebanyak 66 saham naik, 256 saham turun, dan 58 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 254.994 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 6,774 miliar saham senilai Rp 7,215 triliun. Dana asing keluar tercatat Rp 378,091 miliar.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indosat (ISAT) naik 200 poin (3,85%) ke Rp 5.400, Danasupra Erapacific (DEFI) naik 150 poin (24,00%) ke Rp 775, Bank Mayapada (MAYA) naik 150 poin (6,52%) ke Rp 2.450, dan Tower Bersama (TBIG) naik 125 poin (2,24%) ke Rp 5.700.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Gudang Garam (GGRM) turun 1.125 poin (1,84%) ke Rp 60.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun 650 poin (5,83%) ke Rp 10.500, Tambang Batu Bara (PTBA) turun 600 poin (5,93%) ke Rp 9.525, dan Astra Agro Lestari (AALI) turun 450 poin (2,75%) ke Rp 15.900.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 13.170 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.097.
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 56,12 poin (0,34%) ke 16.729,04
- Indeks Hang Seng naik 320,90 poin (1,38%) ke 23.611,50
- Indeks SSE Composite naik 1,53 poin (0,05%) ke 3.023,51
- Indeks Straits Times turun 52,33 poin (1,82%) ke 2.821,00











































