Pagi tadi, putra bungsu mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau yang lebih akrab dikenal Tommy Soeharto mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar, di Gedung Sudirman, Jakarta Selatan.
Di tempat terpisah, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea juga tak mau kalah ikut melaporkan hartanya di KPP Pratama Sunter, Jakarta Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aksi mereka (Tommy dan Hotman) itu merevitalisasi semangat tax amnesty, ya ada sentimen positifnya, mendorong indeks naik," kata Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo kepada detikFinance, Kamis (15/9/2016).
Meski demikian, kata Satrio, meroketnya IHSG bukan semata-mata sentimen positif dari tax amnesty. Di sisi lain, naiknya bursa saham disebabkan semakin berkurangnya aksi investor saham asing menjual kepemilikannya.
Net foreign sell (dana asing keluar) hari ini tercatat Rp 527,820 miliar. Kemarin, dana asing keluar tercatat Rp 841,182 miliar. Artinya, penguatan bursa saham hari ini lebih kepada aksi beli investor lokal.
"IHSG naik juga karena modal asing keluar berkurang, kemarin kan hampir Rp 1 triliun (nett sell), sekarang berkurang. Asing masih khawatir soal ekonomi global, khawatir The Fed," katanya.
Satrio menambahkan, positifnya bursa saham ini kemungkinan akan berlanjut esok hari jika memang benar tax amnesty menjadi sentimen utama meroketnya IHSG.
Satrio memperkirakan, IHSG akan berada pada level support 5.189-5.211 dan resisten di 5.300.
"Kalau memang sentimen utamanya tax amnesty, besok bisa mendorong nett buy," tandasnya. (drk/hns)











































