Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 25 Sep 2016 15:57 WIB

Mau Dibeli Google, Saham Twitter Melonjak 20%

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Foto: CNBC Foto: CNBC
Jakarta - Saham Twitter melonjak lebih dari 20% setelah kabar pengambilalihan kepemilikan atau akuisisi merebak.

Menurut laporan CNBC yang dikutip detikFinance, Minggu (25/9/2016), rumor pengambilalihan kepemilikan perusahaan media sosial 140 karakter tersebut semakin santer.

Google dan Salesforce.com menjadi perusahaan yang berpotensi siap membeli saham Twitter tersebut.

Menurut CNBC, Dewan Direksi Twitter terbuka atas tawaran ini, dan bisa terjadi pada akhir tahun ini.

Bulan lalu, saham Twitter melonjak setelah pendiri Twitter, Ev Williams memberikan komentar soal hal tersebut.

"Kami berada dalam posisi yang kuat sekarang, dan sebagai anggota dewan kita harus mempertimbangkan pilihan yang tepat," ucap dia.

Tak hanya itu, tawaran sebesar US$ 26 miliar oleh Microsoft juga memicu spekulasi tentang masa depan Twitter.

Di sisi lain, lesunya kinerja perusahaan (Twitter) juga mendorong santernya isu pengambilalihan ini. Di kuartal ini, keuntungan dan pertumbuhan penjualan Twitter melambat.

Sementara pada bulan Juli, Twitter melaporkan, penjualan kuartal kedua naik hampir 20%, ini merupakan pertumbuhan terlemah sejak tahun 2013.

Pendiri perusahaan rintisan Twitter, Jack Dorsey, telah mengambil alih posisi sebagai kepala eksekutif pada bulan Juli tahun lalu setelah bos sebelumnya, Dick Costolo mengundurkan diri.

Costolo, yang telah menjabat sebagai kepala eksekutif sejak 2010, mendapat tekanan dari para investor karena mereka kecewa dengan kinerja perusahaan.

Saham twitter melonjak 21% pada perdagangan Jumat (23/9/2016) dan ditutup di level US$ 22,62/saham. (drk/drk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed