Menko Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, hal tersebut dipengaruhi oleh program pengampunan pajak atau tax amnesty. Dana yang masuk ke dalam negeri dari hasil repatriasi akan menambah likuiditas di pasar keuangan.
Di samping itu, kinerja program tersebut menjadi sentimen positif bagi investor. Sehingga banyak yang meletakkan dananya ke Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, Darmin menginginkan agar rupiah bergerak wajar atau sesuai dengan fundamental perekonomian terkini. Sehingga tidak menjadi persoalan baru bagi komponen lainnya, khususnya ekspor.
"Ya benar (jangan terlalu cepat penguatannya)," tukas Darmin. (mkl/drk)











































