Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebutkan ini dampak dari program pengampunan pajak atau tax amnesty. Selain repatriasi yang mulai masuk, besarnya minat masyarakat untuk mengikuti program tersebut, juga memberikan sentimen positif terhadap investor.
Maka dari itu, banyak dana asing yang kemudian masuk ke dalam negeri dan mendorong penguatan rupiah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, menurut JK bahwa nilai tukar akan terus mengalami pergerakan ke depannya. Di samping faktor dalam negeri, juga ada faktor global yang mempengaruhi.
"Ya rupiah itu turun naik kepada dolar, tergantung bisa rupiah kuat bisa dolar melemah," tegasnya. (mkl/ang)











































