Follow detikFinance
Selasa 04 Oct 2016, 10:50 WIB

Intiland Jual Saham Rp 325 M, Diborong Investor Asing

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Intiland Jual Saham Rp 325 M, Diborong Investor Asing Foto: Dewi Rachmat Kusuma
Jakarta - PT Sucorinvest Central Gani berhasil melakukan placement saham PT Intiland Development Tbk (DILD) pada tanggal 30 September 2016, sebanyak 571 juta lembar saham di harga Rp 570 per lembar saham atau sekitar Rp 325,47 miliar, at discount 10% dibanding harga penutupan Kamis 29 September di Rp 635 per lembar.

Transaksi jual beli dilakukan antara pihak founder yang melepas saham lama kepada beberapa investor institusi ternama dari dalam dan luar negeri. Optimisme yang tinggi atas perekonomian Indonesia dan suksesnya program Tax Amnesty pemerintah terlihat dari jumlah investor asing yang mendominasi transaksi placement ini.

PT Sucorinvest Central Gani didukung oleh partner asal Amerika Decker & co dalam menarik minat investor asing dari Amerika, Eropa dan Asia. Decker & co adalah broker saham yang mempunyai spesialisasi dalam negara-negara emerging market dan frontier market.

Suksesnya program Tax Amnesty diperkirakan akan membuat sektor properti dalam negeri kembali bergairah dengan masuknya dana-dana repatriasi dan kekayaan dalam negeri yang sebelumnya tidak terlaporkan.

Institutional Equity Director, Jerry Sarmiento mengungkapkan, dari hasil riset yang dilakukan Sucorivest terlihat bahwa PT Intiland Development Tbk mempunyai aset tepat di daerah strategis yang berpotensi untuk menjadi sasaran dana-dana Tax Amnesty, seperti proyek Kebon Melati di daerah CBD Jakarta, kompleks perkantoran unik South Quarter di Jakarta Selatan yang berdekatan dengan stasiun MRT yang diprediksi akan selesai tahun 2018, serta di kota Surabaya seperti proyek high rise Graha Gold Surabaya, proyek low rise Rosebay dan kompleks residensial Graha Natuna.

Transaksi ini merupakan sebuah kebanggaan dan pencapaian besar karena dilakukan oleh sebuah perusahaan sekuritas swasta nasional. Selama ini transaksi-transaksi besar di pasar modal Indonesia pada umumnya menggunakan jasa broker asing atau BUMN.

PT Sucorinvest Central Gani akan terus melakukan langkah-langkah strategis untuk dapat mencapai target perusahaan di akhir 2016. (drk/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed