Ini merupakan kedua kalinya berturut-turut Wall Street ditutup negatif. Ada ketidakpastian juga terkait pemilhan Presiden AS pada 8 November nanti.
Pound Sterling turun ke tingkat terendahnya dalam 3 dekade terakhir, setelah Perdana Menteri Inggris, Theresa May, mengatakan cerainya Inggris dari Uni Eropa akan menimbulkan guncangan di negara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal kenaikan suku bunga acuan The Fed, pelaku pasar saham memperkirakan kenaikan suku bunga acuan akan terjadi pada Desember.
Selain itu ada proyeksi baru dari International Monetary Fund (IMF) yang menyatakan, pertumbuhan ekonomi AS di tahun ini akan mencapai 1,6%. Ini lebih rendah dari proyeksi sebelumnya yaitu 2,2%.
Pada perdagangan Selasa (4/9/2016), indeks Dow Jones turun 0,47% ke 18.168,45. Indeks S&P 500 turun 0,5% ke 2.150,49. Sementara indeks Nasdaq Composite turun 0,21% menjadi 5.289,66.
Ada 7,2 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Ini sedikit di atas rata-rata transaksi harian, yaitu 7,1 miliar lembar saham/hari dalam 20 hari terakhir. (wdl/wdl)











































