Wall Street Datar

Wall Street Datar

Wahyu Daniel - detikFinance
Jumat, 07 Okt 2016 06:48 WIB
Wall Street Datar
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) berakhir datar pada perdagangan Kamis. Pelaku pasar menunggu data laporan tenaga kerja sepanjang September 2016 lalu.

Sebenarnya ada sentimen positif dari penguatan harga minyak, dan berkurangnya warga AS yang mengajukan tunjangan pengangguran. Ini menandakan adanya perbaikan kondisi perekonomian.

Pelaku pasar saham berharap, ekonomi AS akan menciptakan 175.000 tenaga kerja pada bulan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dolar AS juga menyentuh nilai tertingginya sejak akhir Juli dari seluruh mata uang. Karena data-data ekonomi yang muncul mendukung kenaikan suku bunga acuan oleh Federal Reserve (The Fed) pada Desember.

Selain dolar AS, harga minyak dunia juga menyentuh angka tertingginya dalam 4 bulan terakhir. Harga kontrak minyak dunia naik hampir 15% dalam 7 hari perdagangan terakhir.

"Energi bergerak positif. Harga energi sudah mencapai dasar," kata Analis, Art Hogan, dilansir dari Reuters, Jumat (7/9/2016).

Pada perdagangan Kamis (6/9/2016), indeks Dow Jones turun 12.53 poin (0,07%) ke 18.268,5. Indeks S&P 500 naik 1,04 poin (0,05%) ke 2.160,77. Sementara indeks Nasdaq Composite turun 9,17 poin (0,17%) ke 5.306,85.

Ada sekitar 6,32 miliar lembar yang ditransaksikan. Di bawah rata-rata transaksi harian sebanyak 7,1 miliar lembar saham per hari, dalam 20 hari terakhir. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads