Bahas Investasi Sawit dan Gula, Sampoerna Temui Mentan
Jumat, 01 Apr 2005 15:56 WIB
Jakarta - Keluarga Sampoerna nampaknya makin serius menapaki bisnis di bidang perkebunan. Untuk itu, Keluarga Sampoerna menemui Menteri Pertanian Anton Apriyantono, guna membahas investasi di bidang kelapa sawit dan gula.Pertemuan berlangsung di Kantor Departemen Pertanian, Jalan Ragunan, Jumat (1/4/2005). Dari pihak Keluarga Sampoerna diwakili oleh Direktur Pelaksana HM Sampoerna Angky Camaro. Usai pertemuan tersebut, Menteri Pertanian Anton Apriyantono mengungkapkan, kedua pihak membahas niat keluarga Sampoerna berinvestasi dalam kelapa sawit dan gula. "Kita pada intinya menyambut baik keinginan mereka," katanya.Anton mengungkapkan, rencananya, keluarga Samperna akan membangun 4 pabrik gula dengan luar kebun mencapai 120 ribu hektar dengan lokasi di Merauke. Pabrik ini diharapkan bisa menghasilkan gula hingga 500 ribu sampai 1 juta ton gula per tahunnya. Menurut Anton, untuk membahas investasi keluarga Sampoerna ini, akan dilibatkan berbagai instansi diantaranya Departemen Perdagangan, Departemen Perindustrian, Departeman PU, Deptrans dan Dephub guna memantau infrastrukturnya. Sementara Deptan akan mengupayakan persiapan kemudahan akses seperti data untuk studi gula di Merauke.Sementara untuk pengembangan industri kelapa sawit, Anton mengungkapkan, bahwa keluarga Sampoerna ingin berinvestasi di daerah Kalimantan Timur yang berbatasan dengan Malaysia. Sementara Angky Camaro mengatakan, untuk investasi di dua sektor perkebunan ini masih dalam tahap pembicaraan awal. "Kita akan melakukan studi lebih lanjut lagi. Kalau menganai investasinya, saya tidak tahu. Tanyakan saja ke pak Sampoerna," kata Angky Camaro. Sebelumnya, Putera Samperna mengungkapkan, setelah melepas seluruh kepemilikan sahamnya di HM Sampoerna kepada Philip Morris, keluarganya berniat untuk memasuki bisnis di sektor pertanian dan infrastruktur. Namun Sampoerna mengaku sejauh ini masih mempertimbangkannya.
(qom/)











































