Data Ekonomi China Lemah, Wall Street Lesu

Data Ekonomi China Lemah, Wall Street Lesu

Wahyu Daniel - detikFinance
Jumat, 14 Okt 2016 06:39 WIB
Data Ekonomi China Lemah, Wall Street Lesu
Foto: Ari Saputra
New York - Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) ditutup negatif pada perdagangan Kamis. Ini diakibatkan melemahnya data ekonomi China. Penurunan bursa saham ditahan oleh kenaikan harga minyak.

Saham-saham sektor finansial tetap mengalami tekanan negatif akibat berita dari Deutsche Bank dan Wells Fargo.

Dari China, data terbaru menyebutkan, ekspor negeri tirai bambu ini turun 10% sepanjang September lalu. Penurunan ini lebih dalam dari prediksi pelaku pasar. Impor China juga melemah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenaikan harga minyak menjadi penahan jatuhnya bursa. Dalam jangka pendek, kita lihat bursa sudah oversold," kata Analis, Bucky Hellwig, dilansir dari Reuters, Jumat (14/10/2016).

Ketidakpastian soal pemilu presiden di AS juga menimbulkan sentimen negatif.

Pada perdagangan Kamis (13/9/2016), indeks Dow Jones turun 45.16 poin (0,25%) ke 18.098,94. Indeks S&P 500 turun 6,63 poin (0,31%) ke 2.132,55. Kemudian indeks Nasdaq Composite turun 25,69 poin (0,49%) ke 5.213,33.

Ada sekitar 6,7 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di bawah rata-rata transaksi harian sebanyak 6,8 miliar lembar saham per hari, dalam 20 hari terakhir. (wdl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads