Mulai Rp 100.000, Sudah Bisa Investasi di Pasar Modal

Mulai Rp 100.000, Sudah Bisa Investasi di Pasar Modal

Ardan Adhi Candra - detikFinance
Minggu, 16 Okt 2016 11:15 WIB
Mulai Rp 100.000, Sudah Bisa Investasi di Pasar Modal
Foto: Ardan Adhi Candra
Jakarta - Kebutuhan investasi menjadi semakin penting di tengah pelemahan ekonomi global. Berbagai instrumen investasi pun tersedia di berbagai sektor keuangan di Indonesia.

Salah satu investasi yang memiliki return cukup tinggi adalah di pasar modal. Investor bisa memilih beberapa instrumen seperti saham, obligasi, hingga reksadana.

Investasi awal yang dibutuhkan minimal dengan Rp 100.000 untuk membuka Rekening Dana Nasabah (RDN). Setelah memiliki RDN, investor selanjutnya memilih saham yang akan dibeli dengan minimal pembelian 1 lot atau 100 lembar saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dulu Rp 25 juta-Rp 50 juta minimal. Sekarang buka rekening Rp 100.000. Tinggal beli emiten apa yang harga saham satu lot," terang Kepala Pengembangan Investor Irmawati Amran dalam kampanye Yuk Nabung Saham di Car Free Day Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (16/10/2016).

Dirinya menambahkan bahwa investasi saham di pasar modal sangat menguntungkan. Untuk investasi jangka panjang, keuntungan atau return dengan berinvestasi saham mencapai 40% selama 10 tahun.

"Kalau kita melihat data, saya sebutkan banyak puluhan perusahaan yang tumbuh 30%-40%. Kalau yang di atas 25% ada ratusan," kata Irmawati.

"Beli saham sekarang beli yang bagus 10 tahun uang kita sudah banyak, sudah bertambah puluhan persen," lanjut Irmawati.

Yuk Nabung SahamFoto: Ardan Adhi Candra
Yuk Nabung Saham

Guna meningkatkan pengetahuan masyarakat perihal berbagai terobosan dalam meningkatkan investasi di pasar modal BEI hari ini menggelar kampanye investasi di Car Free Day Thamrin, Jakarta Pusat.

Kampanye bertajuk Yuk Nabung Saham merupakan bagian dari Indonesia Investment Festival (Investival) 2016 yang akan digelar di Mal Taman Anggrek pada 21-23 Oktober 2016 mendatang.

Ratusan peserta ikut dalam jalan sehat pagi ini. Masyarakat pun ikut terlibat untuk meningkatkan pemahaman akan investasi di pasar modal.

"Ini acara ini rangkaian festival investasi di Mal Taman Anggrek. Sekarang bagaimana orang tahu dan hadir di acara itu. Kita juga lakukan di medsos,radio, dan koran," jelas Irmawati.

Dalam gelaran acara Indonesia Investment Festival (Investival) 2016 di Mal Taman Anggrek 21-23 Oktober 2016 mendatang, BEI menargetkan ada 10.000 calon investor pasar modal yang hadir. Sehingga masyarakat akan memahami pentingnya berinvestasi, khususnya di pasar modal.

"Target pengunjung di sana satu hari 2.000. 6.000 itu 3 hari minimal, kalau bisa 10.000," kata Irmawati.

Acara yang digelar selama 3 hari tersebut juga akan menghadirkan beberapa praktisi pasar modal Indonesia. Selebritis yang menjadi investor pasar modal juga turut hadir untuk menarik minat masyarakat berinvestasi di pasar modal.

"Kita adakan buat menarik BEI lebih banyak ke expo. Ada talkshow dari analis, selebritis yang investasi saham, dan lainnya," ujar Irmawati. (dna/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads