Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Robert Pakpahan menyebutkan, tahun depan pemerintah bakal menerbitkan SBN sebesar Rp 596,8 triliun.
"Gross SBN untuk tahun depan adalah Rp 596,8 triliun dengan asumsi angka defisit 2,41% atau setara Rp 330,2 triliun," sebut dia saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (27/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan regulasi, kami tidak boleh menyampaikan time frame secara spesifik. Tapi untuk gambaran saja, komposisi penerbitan utang valas antara 20-25% dari total gross," kata Robert. (drk/hns)











































