Demikian disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (31/10/2016).
Naiknya laba perseroan didukung kenaikan pendapatan dari Rp 51,011 triliun menjadi Rp 56,211 triliun pada periode 30 September 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laba usaha yang terbentuk dari pendapatan lainnya, beban usaha, beban lainnya, dan (rugi) laba kurs juga tercatat naik menjadi Rp 7,084 triliun di periode 30 September 2016 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 6,581 triliun.
Turunnya beban bunga juga mendukung naiknya laba bersih perseroan. Beban bunga turun dari Rp 1,085 triliun menjadi Rp 933,528 miliar.
Mengutip data perdagangan BEI, hingga pukul 15.26 waktu JATS, saham GGRM naik 1.550 poin (2,42%) ke Rp 67.600. Saham GGRM menyentuh level tertingginya di Rp 67.600 dan terendahnya di Rp 66.000. (drk/hns)










































