Kondisi ini tak lepas dari meningkatnya beban usaha yang dicatatkan perusahaan. Hingga September 2016, beban usaha yang dicatatkan perusahaan sebesar Rp 435,23 miliar dari periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp 350,69 miliar.
Penurunan kinerja juga terimbas dari menurunnya pendapatan bersih perusahaan sebesar 10,66%. Pada periode ini, pendapatan bersih perusahaan hanya tercatat Rp 3,6 triliun dari posisi tahun sebelumnya yang mencapai Rp 4,03 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip data perdagangan BEI, hingga penutupan perdagangan sore ini, pukul 16.00 waktu JATS, saham BIRD turun 100 poin (3,45%) ke Rp 2.800. (dna/drk)











































