Trump Perlahan Saingi Hillary, Wall Street Lesu Lagi

Trump Perlahan Saingi Hillary, Wall Street Lesu Lagi

Wahyu Daniel - detikFinance
Jumat, 04 Nov 2016 07:10 WIB
Trump Perlahan Saingi Hillary, Wall Street Lesu Lagi
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) masih ditutup negatif pada perdagangan Kamis. Sentimen negatif masih muncul dari terus meningkatnya suara Donald Trump dalam polling calon presiden.

Indeks S&P 500 bahkan sudah jatuh dalam 8 hari berturut-turut.

Trump yang merupakan capres dari Partai Republik, perlahan suaranya naik menyaingi Hillary Clinton dari Partai Demokrat, dalam sejumlah polling pemilu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemilu membuat investor gugup. Makin banyak investor yang lebih memilih menyaksikan pemilu dari pinggir," kata Analis, Jack Ablin, dilansir AFP, Jumat (4/11/2016).

Pada perdagangan Kamis (3/11/2016), indeks saham Dow Jones turun 0,2% ke 17.930,67 atau turun dalam 6 hari berturut-turut. Indeks S&P 500 turun 0,4% ke 2.088,66. Indeks Nasdaq Composite turun 0,9% ke 5.058,41.

Saham Facebook anjlok 5,6% meski laba di kuartal III-2016 naik 166% menjadi US$ 2,4 miliar. Para analis memperkirakan pendapatan Facebook di 2017 bakal melemah. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads