Melemahnya rupiah akibat sentimen adanya demonstrasi menentang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dituduh menistakan agama Islam dan Al-Quran.
Menurut Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar hari ini masih dalam level yang wajar. BI menilai pelemahan rupiah terhadap dolar AS tidak akan berlangsung dalam waktu yang lama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya menambahkan bahwa BI masih akan tetap memantau pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Sehingga pergerakan nilai tukar rupiah dengan mata uang Paman Sam ini tidak perlu ditakutkan secara berlebihan.
"BI tadi hanya memonitor saja," ujar Mirza.
Dalam pembukaan perdagangan pekan depan, Mirza juga memproyeksikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan tetap berjalan seperti biasa. Pelemahan ataupun penguatan rupiah terhadap dolar AS mungkin terjadi, tapi dalam batas yang aman.
"Biasa-biasa saja," tutup Mirza. (ang/ang)











































