Seperti dikutip dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (11/11/2016), perdagangan hari ini tercatat memang sangat ramai. Trump Effect memberikan alasan bagi investor asing untuk melakukan aksi jual dan menarik dana dari pasar modal.
Nilai perdagangan Rp 58,3 triliun itu sangat jauh dari rata-rata harian yang berkisar di Rp 6 triliun. Rekor nilai perdagangan yang pernah diraih BEI saja hanya di bawah Rp 10 triliun dalam sehari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dewi Rachmat Kusuma |
Penyebab bengkaknya nilai transaksi adalah ada perdagangan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di pasar negosiasi senilai Rp 46,2 triliun.
Transaksi tutup sendiri (crossing saham) dilakukan oleh PT BCA Sekuritas sebanyak 2 kali menjelang tutup perdagangan alias pukul 15.58 waktu JATS.
Pada penutupan perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup jatuh 218,335 poin (4,01%) ke level 5.231,971. Volume perdagangan tercatat 15,224 miliar dengan frekuensi 433.892 kali. (ang/drk)












































Foto: Dewi Rachmat Kusuma