Hingga pukul 15.56 waktu JATS, dana asing keluar tercatat Rp 1,701 triliun.
Menurut Direktur Utama BEI Tito Sulistio, para investor asing yang menarik dananya dari pasar modal Indonesia karena proyeksi adanya rencana kenaikan FFR pada akhir tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, kinerja perusahaan yang tercatat di BEI seluruhnya dalam kondisi baik. Rata-rata pertumbuhan keuntungan perusahaan dalam setahun di atas 15%.
Untuk memacu pertumbuhan IHSG, para emiten diminta untuk menunjukkan kinerjanya yang lebih baik lagi. BEI juga terus mengajak masyarakat untuk investasi saham di BEI.
"Yang harus dilakukan adalah kita sudah rencanakan bagaimana suplai perusahaan bagus lagi. Kedua adalah bagaimana strengthening the broker dan menambah jalur distribusi," ujar Tito.
Jika pelemahan IHSG terus berlanjut selama beberapa hari ke depan, BEI akan melakukan beberapa kebijakan untuk mengantisipasi penurunan yang lebih tajam lagi.
"Ada angka tertentu suspend cooling down dan sedapat mungkin kita tidak lakukan," tutup Tito. (drk/drk)










































