Manfaatkan Data Kependudukan, Buka Rekening Investasi di Bursa Hanya 15 Menit

Manfaatkan Data Kependudukan, Buka Rekening Investasi di Bursa Hanya 15 Menit

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 22 Nov 2016 12:49 WIB
Manfaatkan Data Kependudukan, Buka Rekening Investasi di Bursa Hanya 15 Menit
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Sebanyak 100 pelaku industri Pasar Modal Indonesia hari ini melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipll (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri terkat pemanfaatan Nomor lnduk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dalam layanan jasa pasar modal.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh dengan perwakilan masing-masing perusahaan, yang terdiri dari Bursa Efek Indonesia, Perusahaan Efek, Manajer lnvestasi, dan agen penjual reksa dana.

Kerja sama tersebut merupakan inisiatif Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dengan pelaku di industri pasar modal sebagai upaya untuk mempercepat dan mempermudah proses pembukaan rekening investasi di pasar modal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"NIK berada di KTP dan di nomor Kartu Keluarga. Alhamdulillah hari ini Ibu Direktur Utama KSEI Kiki memfasilitasi untuk penandatanganan 100 perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI)," jelas Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida menyebutkan, dengan adanya kerja sama ini calon investor di berbagai daerah bisa mendaftarkan dirinya dan mendapatkan Single Investor Identification (SID). Dengan adanya kerja sama ini juga pembuatan SID hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam atau bahkan hingga 15 menit.

"Investor di remote area dengan mudah dibuatkan SID nya sehingga masyarakat di remote area itu dengan mudah menjadi investor di pasar modal. Ini bisa 15 menit," kata Nurhaida.

Kepala Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad menyampaikan apresiasi kepada KSEI dan SRO pasar modal atas inisiatif yang telah dilakukan untuk memfasilitasi terlaksananya kerja sama para pelaku di industri pasar modal dengan Ditjen Dukcapil.

"Banyak hal terus diupayakan OJK untuk program peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di pasar modal. lnisiatif ini sejalan dan sangat mendukung kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat berinvestasi di pasar modal Indonesia," kata Muliaman. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads