Pertama di RI, Koperasi Pegawai Kemenkeu Terbitkan MTN Rp 66 Miliar

Pertama di RI, Koperasi Pegawai Kemenkeu Terbitkan MTN Rp 66 Miliar

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 06 Des 2016 11:42 WIB
Pertama di RI, Koperasi Pegawai Kemenkeu Terbitkan MTN Rp 66 Miliar
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Koperasi pegawai Kementerian Keuangan Arta Sarana Jahtera (ASJ) menerbitkan Medium Term Notes (MTN) dengan nomor KASJ-01 tahun 2016. MTN yang diterbitkan oleh Koperasi ASJ memiliki nilai pokok Rp 66 miliar.

Koperasi ASJ sekaligus menjadi kopeeasi pertama di Indonesia yan berhasil masuk ke pasar modal melalui insturmen MTN.

Perjanjian terkait penerbitan MTN ditandatangani oleh Koperasi ASJ dan Bank Bukopin sebagai agen pemantau dan penjamin. Kemudian Mega Capital menjadi agen penjual MTN yang diterbitkan Koperasi ASJ.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama kalinya kami ternlbitkan surat utang MTN sekaligus menjadi koperasi pertama yang masuk pasar modal Indonesia. Di tanggal 6 Desember diterbitkan MTN Rp 66 miliar dengan jangka waktu 2 tahun," kata Ketua Pengurus Koperasi ASJ Arief Wibisono dalam Launching Medium Term Notes (MTN) Koperasi Pegawai Kementerian Keuangan Arta Sarana Jahtera (ASJ) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2016).

Arief mengatakan, Koperasi ASJ tercatat memiliki aset lebih dari Rp 83 miliar dengan anggota kurang lebih 3.300. Dengan diterbitkannya MTN oleh Koperasi ASJ, diharapkan menjadi tren pembiayaan bagi koperasi lainnya di Indonesia.

"Semoga menjadi pelopor koperasi masuk pasar modal," tutur Arief.

Dana dari hasil penerbitan MTN akan digunakan untuk penyediaan perumahan bagi para anggotanya. Sehingga kebutuhan tempat tinggal bagi para anggota koperasi ASJ bisa terpenuhi.

Pertama di RI, Koperasi Pegawai Kemenkeu Terbitkan MTN Rp 66 MiliarFoto: Ardan Adhi Chandra

"Dana investasi untuk penyediaan tumah anggota. MTN ini menjadi sumber pendanaan 320 unit rumah di Depok dan Bogor dan diprioritaskan kepada anggota ASJ," ujar Arief.

Koperasi ASJ juga tengah melirik skema pembiayaan melalui penerbitan sukuk untuk penyediaan rumah di daerah lainnya di Indonesia.

"Koperasi ASJ akan terus mengembangkan skema berupa sukuk untuk penyediaan perumahan di lokasi-lokasi lain di Indonesia," tutup Arief.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads