Jaringan Pasar Surat Berharga Asean Dibentuk Tahun 2010
Kamis, 07 Apr 2005 12:04 WIB
Jakarta - Menteri-menteri keuangan se-Asean telah sepakat untuk mendorong lebih lanjut kerjasama pasar modal regional dengan mengembangkan jaringan pasar surat berharga Asean pada tahun 2010.Demikian salah satu hasil pertemuan ke-9 para menteri keuangan Asean, Rabu (6/4/2005) di Vietnam yang dilaporkan Bernama, seperti dikutip The Star, Kamis (7/4/2005). Dalam konferensi pers bersama usai pertemuan itu, para Menteri keuangan Asean itu mengatakan bahwa mereka akan berusaha untuk mengembangkan kelas aset Asean. Selain itu juga sepakat untuk mendorong pembentukan The Asean 100 task force yang akan bertanggung jawab untuk pasar surat berharga tersebut. "The Asean 100 akan diluncurkan akhir tahun ini. Kami juga akan bekerjasama secara erat dengan forum pasar modal Asean, yang terdiri dari perwakilan para regulator surat berharga Asean untuk mewujudkan hal ini," demikian pernyataan bersama tersebut. Sebuah website akan dibuat untuk memberikan informasi terbaru terkait rezim neraca keuangan di Asean yang terhubung dengan setiap bank sentral Asean ataupun otoritas moneternya. Menteri Keuangan Malaysia, Tan Sri Nor Mohamed Yakcop mengatakan, Asean akan menemukan sebuah mekanisme mata uang regionalnya untuk meminimalkan fluktuasi mata uangnya terkait melemahnya dolar yang menekan sejumlah negara yang menyimpan cadangan devisanya dalam dolar. "Tentunya, kami memiliki agenda bagi Asean untuk bekerja sama menuju kerjasama mata uang regional dan untuk menemukan mekanisme dimana kami dapat meminimalkan (fluktuasi) pada mata uang," katanya.
(qom/)











































