Pada perdagangan sesi I, Jumat (9/12/2016), IHSG ditutup melemah 14,578 poin (0,27%) ke 5.289,156. Sementara indeks LQ45 ditutup turun 3,197 poin (0,36%) ke 886.475.
Enam sektor menguat, sementara 4 sektor lainnya melemah. Sektor consumer goods memimpin pelemahan indeks siang ini sebesar 0,62%. Sementara sektor tambang mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 0,76%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik 250 poin (1,98%) ke Rp 12.850, United Tractors (UNTR) naik 225 poin (1,00%) ke Rp 22.825, Link Net (LINK) naik 140 poin (2,89%) ke Rp 4.990, dan Harum Energy (HRUM) naik 100 poin (4,37%) ke Rp 2.390.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Gudang Garam (GGRM) turun 1.075 poin (1,59%) ke Rp 66.425, Matahari Department Store (LPPF) turun 325 poin (2,07%) ke Rp 15.375, Unilever Indonesia (UNVR) turun 250 poin (0,60%) ke Rp 41.200, dan Astra Agro Lestari (AALI) turun 200 poin (1,14%) ke Rp 17.375.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 13.330 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.285.
Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 227,91 poin (1,21%) ke 18.993,38
- Indeks Hang Seng turun 93,22 poin (0,41%) ke 22.768,62
- Indeks SSE Composite naik 22,22 poin (0,69%) ke 3.237,58
- Indeks Straits Times turun 6,24 poin (0,21%) ke 2.952,88











































