Peningkatan nilai kontrak dihadapi Perseroan pada 2016 didasari oleh adanya peningkatan total kontrak baru per Desember menjadi Rp 53,6 triliun atau meningkat sebesar 112,5% dibandingkan dengan realisasi perolehan kontrak baru pada periode yang sama tahun 2015 (year on year/yoy) sebesar Rp 25,22 triliun. Raihan ini mendorong keyakinan Perseroan untuk meraih laba bersih sebesar Rp 940 miliar pada 2016.
Direktur Utama Perseroan, Bintang Perbowo mengungkapkan, aksi korporasi berupa rights issue yang memperoleh dana serapan Rp 2,149 triliun menjadi salah satu motor bergairahnya aksi korporasi Perseroan dalam mengejar berbagai proyek dan infrastruktur yang telah melonjak
lebih dari 3 kali lipat dibandingkan periode yang sama akhir tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun beberapa proyek yang telah diperoleh hingga pekan ke-II Desember, antara lain Konstruksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung, LRT DKI Jakarta, Jalan Tol Gempol Porong, Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) II, Bendungan Cipanas I, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Automatic People Mover System Bandara Soekarno Hatta, Renovasi Velodrome, Bendungan Kuwil Manado, Rusun Atlet Kemayoran, Flyover Semanggi, pembangunan pembangkit listrik mini hydro di Papua, Transmart Mataram, Transmart Tegal, Sudirman Hill, Produksi Box Girder Jalan Layang Kereta Api Medan-Kualanamu dan Tol Bawen-Solo Seksi 2.
Wika juga mendapatkan kepercayaan dari PT Jakarta Propertindio sebagai kontraktor pelaksana pada pembangunan proyek LRT Jakarta Koridor 1 (Fase 1), Kelapa Gading - Velodrome senilai Rp 5.295 triliun pada 20 Desember 2016. (ang/ang)











































