WIKA Jual Saham 2 Anak Usaha ke Pasar Modal Tahun Depan

WIKA Jual Saham 2 Anak Usaha ke Pasar Modal Tahun Depan

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 22 Des 2016 18:05 WIB
WIKA Jual Saham 2 Anak Usaha ke Pasar Modal Tahun Depan
Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berencana melepas sebagian saham dua anak usahanya melalui initial public offering (IPO) pada 2017.

Direktur Keuangan WIKA, Steve Kosasih, mengatakan kedua anak usaha tersebut antara lain PT Wijaya Karya Realty dan PT Wijaya Karya Gedung. Dana yang diharapkan dari IPO Wika Gedung dan Wika Realty masing-masing sebesar Rp 3 triliun.

Steve mengatakan, jadwal kedua anak usaha emiten konstruksi tersebut melantai di bursa diperkirakan pada kuartal II dan III 2017 mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk IPO anak perusahaan, sudah kita schedule-kan. Ada dua yang akan IPO. Yang pertama WIKA Gedung, kedua WIKA Realty. Schedule-nya itu antara kuartal II dan kuartal III tahun 2017," katanya saat ditemui di acara Breakfast with Media di Wika Tower 2, Jakarta, Kamis (22/12/2016).

Saat ini perseroan tengah melakukan penjajakan untuk semua profesi penunjang di pasar modal. Jika sudah selesai, diharapkan awal tahun depan, kedua anak usahanya ini bisa dilakukan pendaftaran ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Jika semuanya lancar, diharapkan IPO bisa dilangsungkan di kuartal II dan III 2017. Namun bila proses pendaftaran jadwalnya mundur, diperkirakan IPO baru bisa terjadi pada Kuartal III dan IV, mengingat proses pendaftaran hingga IPO memerlukan waktu sekitar empat bulan.

"Kemungkinan bisa keluarnya itu kalau tidak terkejar sebelum lebaran, ya di kuartal III atau IV. Tapi idealnya sih di Kuartal II dan III. Tapi kita lagi lihat schedule-nya seperti apa di awal tahun depan. Sehingga kita bisa langsung urus pendaftarannya ke OJK dan bursa," pungkasnya.

Sementara itu Direktur Utama WIKA, Bintang Perbowo mengatakan, perseroan menargetkan bakal melepas sekitar 30% hingga 35% untuk masing-masing anak usahanya tersebut.

"Tiga puluhan sampai 35%," ungkapnya di lokasi yang sama.

Sebagai informasi, Wika Gedung merupakan salah satu anak usaha WIKA yang fokus pada bisnis bangunan pribadi, kantor, apartemen, kondominium hotel, pusat perbelanjaan, fasilitas pendidikan, dan bangunan komersial lainnya.

Sedangkan Wika Realty merupakan perusahaan yang bergerak secara khusus di bidang properti dengan produk berupa apartemen serta rumah tapak di mana sebagian besar menggunakan merk Tamansari.

Dana hasil IPO Wika Gedung ini rencananya bakal digunakan untuk pembangunan proyek high rise building dan proyek-proyek properti lainnya. WIKA Gedung dan WIKA Realty dianggap bakal berkolaborasi dalam mengerjakan proyek-proyek tersebut. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads