Menko Perekonomian Darmin Nasution ikut berbangga dengan naiknya IHSG pada penutupan perdagangan tahun ini dibandingkan tahun lalu. Darmin mengatakan, kenaikan IHSG sebesar 15,32% merupakan kedua tertinggi di Asia Pasifik dan negara berkembang lainnya.
"Kenaikan 15,32% patut kita banggakan. Capaian itu merupakan nomor dua di Asia Pasifik di salah satu negara emerging countries," jelas Darmin saat penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2016 di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu menunjukkan bahwa pasar modal kita, bursa efek kita, bukan hanya sudah mendukung pembiayaan korporat perusahaan, tetapi juga pemerintah negara," kata Darmin.
Di sisi lain, Darmin juga menunjukkan ada catatan yang perlu diperbaiki BEI, yaitu jumlah perusahaan yang mencatatkan saham perdananya alias Initial Public Offering (IPO) pada tahun ini yang hanya mencapai 15 emiten. Angka ini menurut Darmin terbilang rendah dalam 7 tahun terakhir dan harus dikejar di tahun depan.
"Catatan saya menunjukkan ada 15 (emiten) dan itu terendah selama 7 tahun terakhir," ujar Darmin. (drk/drk)










































