Pada perdagangan preopening, IHSG dibuka pada posisi 5.272,983.
Mengawali perdagangan pagi ini tepat pukul 09.00 waktu JATS, IHSG dibuka naik 9,093 poin (0,17%) ke 5.282,076. Indeks LQ 45 ikut dibuka menguat 1,565 (0,18%) ke posisi 884,085.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Enam sektor mengalami penguatan dan 4 sektor melemah. Sektor consummer goods memimpin penguatan sebesar 0,62%. Sektor konstruksi tercatat turun paling dalam pagi ini sebesar 0,55%.
Sebanyak 128 saham naik, 132 saham turun dan 100 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 128.340 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 5 miliar lembar saham senilai Rp 2,4 triliun. Dana asing keluar tercatat Rp 95,410 miliar.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik 975 poin (1,55%) ke Rp 64.025, Intermedia Capital (MDIA) naik 300 poin (11,54%) ke Rp 2.900, Siloam International (SILO) naik 225 poin (1,95%) ke Rp 11.775, dan Unilever Indonesia (UNVR) naik 200 poin (0,51%) ke Rp 39.800.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers diantaranya Supreme Cable (SCCO) turun 250 poin (3,45%) ke Rp 7.000, Bank Central Asia (BBCA) turun 200 poin (1,31%) ke Rp 15.075, Astra Agro Lestari (AALI) turun 200 poin (1,19%) ke Rp 16.600, dan United Tractors (UNTR) turun 175 poin (0,80%) ke Rp 21.750.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) masih stagnan terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 13.355 dibandingkan posisi pagi tadi di Rp 13.355.
Penguatan IHSG terjadi di tengah bursa saham global yang variatif. Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
Indeks Nikkei 225 turun 150,279 poin (0,78%) ke 19.137,000
Indeks Hang Seng turun 255,271 poin (1,11%) ke 22.682,670
Indeks SSE Composite turun 46,820 poin (1,50%) ke 3.065,940
Indeks Straits Times turun 23,190 poin (0,77%) ke 3.001,880 (dna/ang)











































