OJK: Baru 29% Rakyat Indonesia Melek Keuangan

OJK: Baru 29% Rakyat Indonesia Melek Keuangan

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kamis, 19 Jan 2017 11:12 WIB
OJK: Baru 29% Rakyat Indonesia Melek Keuangan
Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pamahaman masyarakat Indonesia mengenai sektor keuangan secara keseluruhan masih rendah.

Ketua Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida mengatakan, dari sisi literasi keuangan pada tahun 2013, pemahaman masyarakat yang mengerti keuangan baru sekitar 21,9%.

"Dan di antara semua itu, yang memanfaatkan pasar modal, atau investor yang sudah terlibat di dalam pasar modal tidak lebih dari 1%" ungkap Nurhaida di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/1/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, pada hasil survei tahun 2016, kata Nurhaida, pemahaman masyarakat terhadap sektor keuangan mengalami peningkatan. Dari 22,9% di tahun 2013, menjadi 29%.

"Ada kenaikan memang, tapi tentu kita tidak puas dengan angka dari survei tersebut yang baru 29%" kata Nurhaida.

Oleh karena itu, lanjut Nurhaida, OJK melihat ada beberapa hal yang perlu dilakukan, yakni sosialiasi dan memberikan sarana pendukung lainnya.

"Sosialisasi harus terus kita lakukan. Selain itu kita juga harus melihat bagaimana mereka bisa memasuki pasar modal, dan memberikan sarananya," kata dia.

"Di tahun 2017 ini, kita harapkan persentase pemahaman masyarakat di sektor keuangan, khususnya pasar modal akan lebih meningkat lagi," tuturnya. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads