Ketua Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida mengatakan, dari sisi literasi keuangan pada tahun 2013, pemahaman masyarakat yang mengerti keuangan baru sekitar 21,9%.
"Dan di antara semua itu, yang memanfaatkan pasar modal, atau investor yang sudah terlibat di dalam pasar modal tidak lebih dari 1%" ungkap Nurhaida di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada kenaikan memang, tapi tentu kita tidak puas dengan angka dari survei tersebut yang baru 29%" kata Nurhaida.
Oleh karena itu, lanjut Nurhaida, OJK melihat ada beberapa hal yang perlu dilakukan, yakni sosialiasi dan memberikan sarana pendukung lainnya.
"Sosialisasi harus terus kita lakukan. Selain itu kita juga harus melihat bagaimana mereka bisa memasuki pasar modal, dan memberikan sarananya," kata dia.
"Di tahun 2017 ini, kita harapkan persentase pemahaman masyarakat di sektor keuangan, khususnya pasar modal akan lebih meningkat lagi," tuturnya. (ang/ang)











































