Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini dibuka melemah. Dolar AS berada di Rp 13.380 dibandingkan posisi kemarin sore di Rp 13.368.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 8,385 poin (0,16%) ke level 5.290,563. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 2,122 poin (0,24%) ke level 884,353.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengakhiri perdagangan sesi pertama, IHSG ditutup turun 31,229 poin (0,59%) ke level 5.267,649. Indeks LQ45 turun 7,841 poin (0,88%) ke level 878,634.
Sektor konstruksi menjadi satu-satunya yang masih bertahan menguat 0,56% meninggalkan 9 sektor lainnya.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Plaza Indonesia (PLIN) naik 910 poin (25,00%) ke Rp 4.550, Pelat Timah Nusantara (NIKL) naik 290 poin (9,63%) ke Rp 3.300, Sekar Laut (SKLT) naik 130 poin (16,35%) ke Rp 925, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) naik 75 poin (1,38%) ke Rp 5.525.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Unggul Indah Cahaya (UNIC) turun 510 poin (18,75%) ke Rp 2.210, Gudang Garam (GGRM) turun 425 poin (0,67%) ke Rp 62.975, Indo Tambangraya (ITMG) turun 325 poin (2,08%) ke Rp 15.300, dan Astra Agro Lestari (AALI) turun 250 poin (1,52%) ke Rp 16.250.
Bursa-bursa regional bergerak mix pagi hari ini. Pelaku pasar lakukan aksi tunggu sampai pelantikan Donald Trump dini hari nanti.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
Indeks Nikkei 225 naik 57,119 poin (0,30%) ke level 19.129,449.
Indeks Hang Seng berkurang 142,102 poin (0,62%) ke level 22.907,859.
Indeks Komposit Shanghai menguat 16,730 poin (0,30%) ke level 3.118,030.
Indeks Straits Times menipis 0,450 poin (0,01%) ke level 3.007,770. (dna/hns)











































